Posted by: p4mristkippgrisda | May 2, 2011

Analisis Latar Belakang

Analisis Latar Belakang

Oleh: Lestariningsih

Dari Thesis “Design Research in Mathematics Education: Indonesian Traditional Games as Means to Support Second Graders’ Learning of Linear Measurement

(Penelitian Desain dalam Pendidikan Matematika: Permainan Tradisional Indonesia Sebagai Alat untuk Mendukung Pembelajaran tentang Pengukuran Linear pada Siswa Kelas II )

Disusun oleh: Ariyadi Wijaya, Utrecht University

Ide-Ide Pokok:

  1. Pengukuran telah ada sejak zaman dahulu dan ditandai dengan adanya peradaban yang menggunakan anggota tubuhnya untuk mengukur panjang suatu benda.
  2. Pengamatan sejarah menemukan bahwa ilmu aritmatik dan geometri ditemukan untuk tujuan perhitungan dan pengukuran (Henshaw, 2006).
  3. Contoh penerapan pengukuran dalam kehidupan sehari-hari dilakukan oleh Nichomacus, seorang matematikawan dari Yunani ketika menyelesaikan masalah dalam music dengan mengukur panjang senar (Hodgkin, 2005).
  4. Mempertimbangkan akan pentingnya pengukuran dalam kehidupan sehari-hari, maka pengukuran telah diajarkan sejak di sekolah dasar oleh banyak negara.
  5. Tetapi pengukuran pada umumnya diajarkan secara langsung pada level formal sebagai konsep yang asing dan tertutup (Castle&Needham, 2007; Kamii&Clark, 1997 dan van de Walle&Folk, 2005).
  6. Pembelajaran pengukuran linear sebagian besar perpusat pada penggunaan penggaris sebagai alat dan kemudian diikuti dengan pengkonversian unit pengukuran.
  7. Prestasi siswa dalam mencapai konsep dasar dari pengukuran linear ketika menampilkan proses pengukuran tidak diperhatikan dengan baik sehingga memunculkan dua permasalahan penting sebagai alasan untuk mendesain dan mengembangkan penelitian ini.
  8. Permasalahan pertama adalah anak-anak mengalami kesulitan dalam memahami konsep dasar pengukuran linear pada level formal.
  9. Permasalahan kedua adalah kurangnya kegiatan yang berdasarkan pengalaman siswa sendiri sehingga penelitian ini menggunakan permainan bentik dan gundu sebagai aktivitas permulaan.

Kelemahan:

Penelitian ini menggunakan pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) tetapi tidak menuliskan dalam latar belakang

Kelebihan:

Penulisan latar belakang dilakukan dengan bahasa yang runtut dan baik.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: